Jajanan Cirebon


Empal Gentong

Empal Gentong

Salah satu penganan yang paling dicari kalau kita datang ke kota Cirebon adalah Empal Gentong. Penganan yang seperti gule ini ada banyak dijual di seputaran kota Cirebon. Biasanya sang pedagang akan menjual lengkap dengan perlengkapan dengan menggunakan gerobak dorong ataupun gerobak gendong.

Isi dari satu mangkok Empal Gentong ini terdiri dari daging sapi, jeroan, tulang muda dan yang jelas kuah bumbunya, ditambah kucai dan bawang goreng. Daging atau jeroan sapi biasanya akan dipotong – potong persis pada saat penyajiannya, dan tentunya sudah dalam keadaan matang. Pembuatannya sangat khas yaitu dengan dibakar dalam gentong menggunakan kayu mangga, dan ini yang membuat baunya menjadi sangat khas. Yang khas lainnya adalah sambalnya berupa sambal kering

Masalah rasa jangan ditanya, maknyus…. Empal gentong ini biasanya disajikan dengan sepiring nasi atau lontong ditambah kerupuk kulit. Wah pokoknya mantap.

Empal Asam

Empal AsamAgak sedikit berbeda dengan Empal gentong, Empal asam berkuah bening tanpa santan. Rasanya juga berbeda, yang ini ada asam – asamnya, jadi rasanya lebih segar.

Isinya sendiri serupa dengan empal gentong yaitu daging, jeroan dan tulang muda, ditambah kucai, tomat dan bawang goreng.

Memang Empal asam ini adalah pilihan bagi orang yang menghindari atau kurang suka dengan kuah yang berlemak atau bersantan seperti halnya empal gentong. Tapi soal rasa tetap maknyosss

Nasi Jamblang

Nasi Jamblang

Kalau panganan ini ga salah lagi, yaitu nasi yang dibungkus dengan daun jati ditambah lauk yang bisa dipilih secara suka hati. Yang paling khas memang adalah nasinya, nasi dikepal seukuran tangan dan dibungkus dengan daun jati, sehingga menimbulkan aroma yang sangat khas.

Untuk lauknya sangat beragam dari mulai tahu tempe, daging semur, telor dadar, sate kerang, sate kentang hingga sontong hitam. Tapi yang wajib hadir di piring adalah sambalnya. Sambal goreng yang cabainya diiris -iris tipis. Selain itu ada sayur tahu, yang rasanya seugeer n enak pastinya.

Cara makan Nasi Jamblan ini langsung di daun jatinya nasi ditimpa dengan macam macam lauk. Dan yang nikmatnya lagi makan dengan menggunakan tangan langsung bukan dengan sendok yuumiiii.

Sega Lengko 

Nasi LengkoNasi panas yang masih mengepul, disirami irisan tempe tahu yang juga baru digoreng, ditambah touge, kucai dan timun diciprati kecap, itulah Sega Lengko. Memang sega lengko ini paling nikmat dimakan pas saat panas – panasnya. Jika yang doyan pedas tinggal tambah sambal yang mirip sambal kacang.

Mau tambah nikmat lagi, pesan satu porsi sate kambing dibumbui kecap dan bumbu kacang. Wah tambah maknyusss

 

 

Tahu Gejrot 

Tahu gejrotTahu diGejrot sama kecap, kira-kira gitulah asalnya knapa dinamkan “Tahu Gejrot”. Dalam bahasa Cirebon Gejrot berarti disirami atau dituangkan. Biasanya sebelumnya di”gejrot” sang penjual makanan akan menanyakan pedas atau tidak, atau mau cabe berapa? Jika sudah tau berapa cabe yang diminta, maka cabe rawit dan bawang akan digerus dengan ulekan. Terkadang juga ditambahkan gula jawa agar manis juga bisa ditambahkan garam yang suka asin. Lantas setelah racikan ini jadi, tahu akan dipotong2, kemudian di”gejrot” dengan kecap yang memang khas.

Banyak memang penjaja Tahu Gejrot yang ada di Jakarta, sayangnya rasa tahu dan kecapnya sangat berbeda. Tahu yang digunakan biasanya tahu sumedang dan kecapnyapun berbeda dari yang digunakan di Cirebon.  Rasa tahu di Cirebon yang digunakan di Tahu Gejrot, sebetulnya relatif berasa flat atau hambar, namun agak sedikit memiliki bau yang khas. Kecapnya pun encer dan berasa gurih.

Ya memang kalau kita makan makanan khas daerah yang paling pas ya makan di daerah asalnya (hehehehe)

Docang

docangMakanan yang satu ini tidak terlalu ngetop dibanding pangangan – panganan  diatas, namun cukup pantaslah untuk dicoba jika kita mampir ke kota Cirebon. Docang adalah makanan khas Cirebon,  yang merupakan perpaduan dari lontong, daun singkong, toge, dan kerupuk , yang diberi kuah sayur Dage/Tempe Gembos (yang dihancurkan) serta di kombinasikan dengan parutan kelapa muda.

Biasanya docang di jual di pagi hari untuk sarapan. Ada beberapa tempat yang cukup direkomendasi di kota Cirebon, antara lain di depan Pasar Keramat (Jl. Siliwangi), depan Hotel Cordova (jg jl. Siliwangi) dan di Pasar Kanoman. Harga termasuk relatif murah antara Rp. 7.000 sd. Rp. 10.000.

Sate Kalong 

Sate KalongPasti yang terpikir di benak, penganan ini adalah Sate daging Kelelawar… Sebetulnya bukan, Sate Kalong ini terbuat dari daging kerbau. Kenapa dikatakan Sate Kalong karena penjaja makanan ini hanya berjualan di malam hari atau istilanya ngalong.

Ada 2 macam sate kalong,  yaitu Sate manis dan sate asin. Sate manis ini berbentuk pipih, terbuat dari daging kerbau yang sudah dihaluskan, yang kemudian dililitkan dibatang lidi, dibakar dan dibumbui bumbu kacang dan kecap. Kalau sate asin, terbuat dari semacam daging kikil kerbau yang dipotong – potong dan ditusuk batang lidi, dibakar dan dibumbui bumbu kelapa. Namun untuk sate asin sudah sangat sulit didapat, biasanya penjual sate kalong hanya jual yang manis saja saat ini.

(bersambung)

One thought on “Jajanan Cirebon

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s